Kegunaan Memakai Kawat Gigi

Kawat gigi tak lagi berfungsi sebagai pengatur susunan gigi sehingga merata dan terlihat indah (estetika). Sebaliknya, karena keindahannya itu, membuat senyum dan raut wajah si pemakai behel (kawat gigi) tampak lebih cantik. Jutaan rupiah pun dikeluarkan demi barang kosmetik gigi ini.
Behel sudah mulai booming di Indonesia sejak era 1990-an, namun tren ini sudah masuk Indonesia sejak 1970-an silam. Dulu bracket (bagian yang menempel di gigi) ini ada dua jenis yaitu terlihat dan tak terlihat. Seiring perkembangannya, bracket diciptakan dalam berbagai bentuk dan warna ‘aksesoris’ nya sehingga menjadi sebuah produk kosmetik gigi yang terus diincar konsumen sebagai sebuah produk yang tidak saja berfungsi sebagai alat kesehatan gigi, tapi juga memiliki nilai kegensian yang tinggi sebagai sebuah ‘perhiasan’ gigi.

Apabila ditilik dari kegunaannya, behel digunakan untuk memperbaiki  gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpu dan berjejalan sehingga kekurangan tempat, tumbuh terlalu jarang yang akibatkan ada celah diantara gigi atau bahkan letaknya terlalu maju serta mundur. Hal inilah yang mengakibatkan tidak semua orang membutuhkan behel. Karena kondisi gigi yang tidak rata, maka bisa diperbaiki dan dibantu oleh kawat gigi atau behel.

Sebelum kawat gigi dipasang, biasanya dokter menentukan masalahnya seperti cetakan model gigi, memotret, merontgen gigi, kepala, serta wajah pasien. Hal ini dilakukan agar perawatan benar-benar sempurna dan bisa diteliti permasalahannya secara seksama. Setelah itu barulah ditentukan apa yang terbaik untuk pasien.

Foto wajah penting sekali karena berpengaruh pada profil wajah seseorang setelah berhasil menggunakan kawat. Karena kawat akan mengubah wajah, maka pasien harus tahu wajahnya sebelum dan sesudah memakai kawat gigi. Perencanaan itu harus dipaparkan pada pasien agar mereka tahu masalah dan bagaimana tindakan yang dilakukan dokter. Termasuk estimasi biaya, mulai dari harga kawat, biaya kontrol, biaya penggantian kawat dan pemeliharaan sesudah kawat dilepas.

Jenis dan sistem behel ada yang terbuat dari metal atau clear (transparan yang berwarna seperti warna gigi). Biasanya clear terbuat dari bahan composite, porselin atau plastik. Yang paling banyak digunakan di Indonesia kawat dari metal dan composite.

Apapun bahan yang dipilih, yang terpenting adalah sistemnya. Karena setiap sistem akan menentukan mahal atau murahnya harga kawat gigi. Yang paling sering dipakai jenis kawat gigi dengan sistem straight wire atau conventional bracket. Sedangkan sistem bracket yang harganya paling mahal adalah sistem damon. Sistem damon merupakan sistem bracket yang paling baru dan mahal. p2t

Waktu Ideal yang diperlukan untuk memperbaiki struktur gigi
Rata-Rata waktu penggunaan kawat gigi untuk perawatan menyeluruh adalah 2 sampai 3 tahun. Waktu perawatan mungkin lebih panjang jika kasus pasien lebih kompleks. Sangat penting menggunakan kawat gigi dan aksesories pendukung lainnya yang dianjurkan dan tepat waktu dalam melakukan kontrol dalam rangka mencapai suatu hasil perawatan yang maksimal.

http://fildzahadani.wordpress.com/2010/04/24/kegunaan-memakai-kawat-gigi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: